Penentuan Kadar Natrium (Na) dan Kalium (K) dalam Buah Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) Berdasarkan Tingkat Kematangannya

Nurmin Nurmin, Sri Mulyani Sabang, Irwan Said

Abstract


This study aimed to determine sodium (Na) and potassium (K) levels in the fruit of banana kepok (Musa paradisiaca L.). The method used in this study was a laboratory experiment using atomic absorption spectroscopy (AAS) instrument. The result showed that the sodium (Na) levels in unripe, ripe, and overripe bananas were 129.83 mg/kg, 125.15 mg/kg, and 122.65 mg/kg, respectively. While the potassium (K) level obtained from unripe, ripe, and overripe bananas was 266.76 mg/kg, 258.61 mg/kg, and 255.22 mg/kg, respectively. Based on these results, it can be concluded that sodium and potassium levels in unripe bananas kepok fruit were higher than in ripe and overripe bananas, moreover, the potassium levels were higher than the sodium levels.


Keywords


Sodium and potassium levels, banana kepok (Musa paradisiaca L.), atomic absorption spectroscopy (AAS)

References


Abdillah. (2010). Kandungan pisang dan manfatnya. Bogor: lnstitut Pertanian Bogor.

Almatsier, S. (2005). Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta: Gramedia.

Ambarita, Y. D. M., Bayu, S. E., & Setiado, H. (2015). Identifikasi karakter morfologis pisang (Musa spp.) di Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Agroekoteknologi, 4(1), 1911-1924.

Andarwulan, N., Kusnandar, F., Herawati, & Dian. (2011). Analisis pangan. Jakarta: Dian Rakyat.

Atun, S., Ariningrum, R., Hanyani, S., Rudyansyah, & Garson, M. (2007) Identifikasi dan uji aktifitas antioksidan dan senyawa kimia dari ekstraksi metanol kulit buah pisang (Musa paradisiaca linn). Indonesian Journal of Chemistry, 7(1) 83-87.

Barasi, M. (2007). Nutrition at a glance. Jakarta: Erlangga.

Fitriani, C, N., Walanda, D. K., & Rahman, N. (2012). Penentuan kadar kalium (K) dan kalsium (Ca) dalam labu siam (Secbiumedule) serta pengaruh tempat tumbuhnya. Jurnal Akademika Kimia, 1(4), 174-180.

Fitriningsih, M. (2011). Penentuan kadar kalium (K) dan natrium (Na) dalam asam jawa (Tamarindus indica l). Skripsi. Palu: Universitas Tadulako,

Herdiansyah, H. (2007). The miracle: Mengungkap rahasia makanan dan minuman berkhasiat dalam Al-quran. Jakarta: Zikrul Hakim.

Imam, M. Z., & Akter, S. (2011). Musa paradisiaca L. and musa sapientum L. phytochemical and pharmalogical. Journal of Applicd Pharmaceutil Science, 1(5), 14-20.

Irawan, M. A. (2007). Cairan tubuh, elektrolit dan mineral. Sport Science Brief, 1(01), 1-6.

Jamaluddin, S. (2007). Biokimia kesehatan. Palu: UNTAD-Press.

John, P., & Marchal, J. (1995). Ripening of biochemistry of the fruit. Ins.Gowen(ed.). Bananas and plantains. London: Chapman and Hall.

Mardina, P., Gunawawan, A., & Imam, M. (2012). Penentuan koefisien transfer massa ekstraksi kalium dari abu batang pisang. Jurnal Teknik Kimia, 1(1), 39-44.

Mulyaningsih, S., & Darmawan, E. (2006). Efek anti artritis pisang ambon (Musa paradisiaca sapientum L.) dan lidah buaya (Aloe vera L.) terhadap adjuvant-induced arthritic pada tikus. Jurnal Farmasi Biodivertas, 7(3), 273-277.

Nurhidayah. (2011). Analisis mineral dan vitemin C pada buah pisang barangan (musa paradisiaca l.) berdasarkan tingkat kematangan. Palu: Universitas Tadulako.

Pardede, R. T., & Muftri, D. S. (2013). Penetapan kadar kalium, natrium dan magnesium pada semangka (citrullus vulgaris, schard) daging buah berwarna kuning dan merah. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Prastyawati, R. (2008). Pengaruh jus buah pisang kapok (Musa paradisiaca L.) terhadap kadar kolesterol ldl dan hdlserum darah tikus putih (rattus norvegicusl) pasca induksi hiperlipidemia. Jember: Universitas Jember.

Rahayu, D. M., Widodo, D., & Suketi, K. (2014). Penentuan waktu panen pisang raja bulu berdasarkan evaluasi buah beberapa umur petik. Jurnal Hortikultura Indonesia, 5(2), 65-72.

Rofikah. (2013). Pemanfaatan pektin kulit pisang kepok (musa paradisiaca linn) untuk pembuatan edible film. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Robinson, J. C. (1999). Bananas and plantains. New York: CABI Publishing.

Rustini, N. L. (2010). Aktivitas antijamur minyak atsiri rimpang dringo (Acorus calamus L.) terhadap jamur (Botryodiplodia theobromae) penyebab busuk buah pisang. Jurnal Kimia FMIPA, 4(2), 173-179

Satuhu, S., & Supriyadi, A. (2005). Pisang budidaya, pengolahan dan prospek pasar. Jakarta: PT Penebar Swadaya.

Setiawan, H. (2013). Analisis vitamin C dan kalium dalam labu kuning (Curcubita moschata). Skripsi. Palu: Universitas Tadulako.

Sitanggang, S. S. (2013). Penetapan kadar kalsium, kalium dan natrium dalam buah nanas (ananas comosus l. merr.) cayenne. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Thompson, A. K., & Burden, O. J. (1995). Harvesting and fruit. in Gowen, S. (ed.) Bananas and Plantains. London: Chapman & Hall.

Tjay, T. H., & Kirana, R. (2007). Obat-obat penting. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Umam, F, M., Utami, R., & Widowati, E.  (2012). Kajian karakteristik minuman sinbiotik pisang kepok (Musa paradisiaca L.) dengan menggunakan starter Lactobacillus acidophillus Ifo 13951 dan bifidobacterium longum atcc 15707. Jurnal Teknosains Pangan, 1(1), 2-10.

Yaswir, R., & Ferawati, I. (2012). Fisiologi dan gangguan keseimbangan natrium, kalium dan klorida serta pemeriksaan laboratorium. Jurnal Kesehatan Andalas, 1(2), 80-85.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



p-ISSN: 2302-6030; e-ISSN: 2477-5185

CODEN: JAKUA7


Creative Commons License

Jurnal Akademika Kimia
by Universitas Tadulako is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at
http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/jak

Indexed By

Crossref WorldCat PKP Index OneSearch BASE Scholar GARUDA Sinta Neliti Mendeley