POTENSI ANTIBIOTIK DAN UJI DIFUSI SECARA IN VITRO PADA FORMULASI KRIM ERITROMISIN

Siva Fauziah, Yulis Adriana

Abstract


ABSTRAK

 

Eritromisin merupakan antibiotik golongan makrolida dan efektif baik untuk kuman gram postif maupun gram negatif. Eritromisin memiliki efek antiinflamasi yang membuatnya memiliki kegunaan khusus dalam pengobatan jerawat. Untuk sediaan topikal kulit, eritromisin dibuat dalam bentuk krim. Krim menurut Farmakope Indonesia edisi V adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Krim mempunyai keuntungan yaitu mudah menyebar rata, praktis, mudah dibersihkan atau dicuci dan cara kerja berlangsung pada jaringan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya persentase potensi formulasi krim antibiotik eritromisin, mengetahui besarnya penetrasi kedalam kulit dan mengetahui perbandingan dengan krim market leader dalam menghambat mikroba. Formulasi krim yang dibuat dengan tipe A/M dan M/A. Untuk mendapat sediaan krim yang baik, perlu dilakukan evaluasi sediaan. Evaluasi sediaan yang dilakukan meliputi uji fisika (uji organoleptis, homogenitas, daya sebar dan viskositas), uji kimia (uji pH), uji mikrobiologi (uji potensi antibiotik) dan uji difusi secara in vitro. Berdasarkan hasil evaluasi didapat krim formulasi 1 dengan pH 6,29, viskositas 39.500 cPs, daya sebar 94,9 cm2, potensi 101,9 % dan tidak terjadi penetrasi. Krim formulasi 2 dengan pH 6,44, viskositas 14.600 cPs, daya sebar 132,6 cm2, potensi 90,15 % dan tidak dilakukan uji difusi. Krim produk market leader dengan potensi 122,70 % dan difusi pada menit 480 adalah 23,06 %.

Kata kunci : Eritromisin, formulasi krim, uji potensi dan difusi sel franz.

ABSTRACT

Erythromycin is a macrolide class of antibiotics and effective for gram positive and gram negative bacteria. Erythromycin has an anti-inflammatory effect which makes it have special used in the treatment of acne. For topical preparations of the skin, erythromycin is made in cream form. Cream according to the Pharmacopoeia of Indonesia edition V is a semi-solid dosage form containing one or more dissolved or dispersed medicinal ingredients in suitable base ingredients. Cream has advantage of being easy to spread evenly, practically, easily cleaned or washed and active in the local tissue. This study aims to determine the magnitude of the potential percentage of  erythromycin antibiotic cream formulations, determine the amount of penetration into the skin and determine the comparison with market leader creams in inhibiting microbes. Cream formulations made with type W/O and O/W. To get a good cream, evaluation of preparation is needed. Evaluation of preparations carried out included physical tests (organoleptic test, homogeneity, dispersion and viscosity), chemical tests (pH test), microbiological tests (potential antibiotic tests) and in vitro diffusion tests. Based on the results of the evaluation obtained formulation cream 1 with a pH of 6.29, viscosity of 39,500 cPs, spreadability 94.9 cm2, potential 101.9% and no penetration occurred. Cream formulation 2 with a pH of 6.44, a viscosity of 14,600 cPs, a dispersion capacity of 132.6 cm2, a potential of 90.15 % and no diffusion test was performed. Cream of market leader products with 122.70 % potential and diffusion in 480 minute was 23.06 %.

                                                                                                   

Keywords : Erythromycin, cream formulation, potential tes and franz cell diffusion


Full Text:

PDF

References


Anonim. Farmakologi dan Terapi, Edisi V, Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, 2007.

Iswandana, Raditya. Penetapan Daya Penetrasi Secara In Vitro dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim, Salep, dan Gel Yang Mengandung Kurkumin dari Kunyit (Curcuma longa L). Skripsi Sarjana Farmasi. Depok: FMIPA UI, 2009.

Martin, Bustamante, Chun, Physical Pharmacy : Physical Chemical Principles in the Pharmaceutical Sciences 4th. Lea & Febiger Phyladelphia, 1993.

Gun, S., Farmakologi dan Terapi, edisi IV (edisi perbaikan), Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, 1995.

Jawet, G., Melnick, J. L., dan Adelberg, E. A. Mikrobiologi untuk Profesi Kesehatan. Jakarta: EGC, 1991.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Alamat Redaksi:
Pusat Pengembangan Penelitian, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Lantai 3, Universitas Tadulako
Jl. Soekarno Hatta KM. 9, Tondo, Mantiulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia.
Email: redaksi.medpro@gmail.com
Telp: (0451) 422611 / HP : 085656320914

Flag Counter