Efektivitas Intervensi Pendidikan Gizi Pada Program Suplementasi Besi Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku

Baiq Fitria Rahmiati, Wayan Canny Naktiany, Junendri Ardian

Abstract


Anemia merupakan masalah gizi mikro yang banyak terjadi di seluruh dunia terutama pada kelompok usia remaja putri. Prevalensi anemia pada remaja putri sampai 22.2% (Riskesdas 2013).  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan gizi pada siswa terkait pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap suplementasi tablet tambah darah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan intervensi pendidikan gizi pada remaja putri tingkat Sekolah Menengah Atas pada bulan September 2019.  Analisis data menggunakan uji t test untuk melihat keberhasilan pendidikan gizi setelah diberikan intervensi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam nilai dan tingkat pengetahuan dari remaja putri (p <0,05), nilai sikap dari remaja putri (p <0,05). Jumlah konsumsi tablet tambah darah meningkat setelah pemberian edukasi gizi. Dengan demikian intervensi pendidikan gizi dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.

Keywords


Anemia, Pendidikan Gizi, Tablet Tambah Darah, Suplementasi, Remaja Putri

Full Text:

PDF

References


[Bappenas] Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional. 2012. Kerangka Kebijakan: Gerakan Sadar Gizi dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Jakarta.

Dureja S. 2016. Weekly Iron and Folic Acid Supplementation Program for Adolescents in India. Ministry of Health & Family Welfare Government of India.

Fitriana, N., Madanijah, S., Ekayanti, E. (2015). Analysis of Media Use In The Nutrition On Knowledge, Attitude And Practice Of The Breakfast Habits On Elementary School Students. Pakistan Journal of Nutrition, 14(6): 335-345. DOI: 10.3923/pjn.2015.335.345

Gupta A, Parashar A, Thakuhr A, Sharma D,  Bhardwaj P, Jaswal S. 2014. Combating Iron Deficiency Anemia among School Going Adolescent Girls in a Hilly State of North India: Effectiveness of Intermittent Versus Daily Administration of Iron Folic Acid Tablets. Int J Prev Med. 5(11): 1475–1479.

Jawarkar AK, Lokare PO, Kizhatil A, Jawarkar JA. 2015. Prevalence of anemia and effectiveness of iron supplementation in anemic adolescent school girls at Amravati City (Maharashtra). J Health Res Rev. 2:7-10.

 [Kemenkes] Kementrian Kesehatan. 2013. Hasil  Riset  Kesehatan  Dasar  2013. Jakarta (ID): Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kheirouri S, Alizadeh M. 2014. Process evaluation of a national school-based iron supplementation program for Adolescent Girls In Iran. BMC Public Health. 14:959.

Koukounari  A,  Fenwick  A,  Whawell  S,  Kaukehebwa  EM,  Stothard  JS,  Donnelly CA,  Webster  JP. 2006.  Morbidity indicator  of  schistosoma  mansoni: relationship  between  infectin  and  anemia  in Ugandan schoolchildren  before and after paziquentil and albendazole chemotherapy. Am. J. Trop. Med. Hyg. 75(2): 278–286.

Notoatmodjo S.,   2007.  Pendidikan dan Perilaku Kesehatan.  Jakarta : Rineka Cipta 

Nyapera, V. (2012). Nutrition Knowledge, Attitudes dan Practices Of Children From Isinya and Nkoile Primary Schools In Kajiado District, Kenya [Thesis]. Kenya (KE): Kenyatta Univ.

Rahmiati, BF., Briawan, D., Madanijah, S. 2018. Studi Kualitatif Tentang Faktor dan Strategi Perbaikan Program Suplementasi Besi Ibu Hamil Dengan Kasus Di Kabupaten Tasikmalaya. MGMI Vol. 9, No. 2, Juni 2018: 113-122

Priya S, Datta SS, Baharupi BS, Narayan KA, Anbarasan N, RM Ramya. 2016. Factors influencing weekly IFA supplementation programme (WIFS) among school children: Where to focus our attention?. International Journal of Contemporary Medical Research. 3:(4).

Risonar MGD, Tengco LW, Rayco SP, Solon FS. 2008. The effect of school-based weekly  iron  supplementation  delivery  system  among  anemic  school children in Philipines. Eur J Clin Nutr. 62: 991–996.

WHO [World Health Organization]. 2007. Assessing the iron status of populations: report of a joint World Health Organization/ Centers for Disease Control and Preven tion technical consultation on the assessment of iron status at the population level 2nd.Geneva, World Health Organization.

WHO/CDC [World Health Organization/Centers for Diseases Control and Prevention].  2011.  Assessing iron status of populations. Geneva


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tadulako University. Powered by Public Knowledge Project OJS


Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Indexed by:

 

 

Visitor Statistic

View My Stats

Creative Commons License
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.