Vitamin C Ikan Sidat (Anguilla Marmorata) Asal Danau Poso Dan Muara Sungai Palu

Jamaluddin Jamaluddin, Anita Tri Damayanti, Agustinus Widodo

Abstract


Pendahuluan & Tujuan: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) memiliki keunggulan gizi atau nutrisi yang tinggi seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, protein, mineral, dan asam lemak yang baik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kadar vitamin C ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel asal danau Poso dan muara sungai Palu. Bahan dan Metode: Pengujian kadar vitamin C menggunakan bahan berupa daging ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel dengan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dengan teknik Purposive Sampling yang berdasarkan ukuran, tempat dan fase ikan sebagai syarat untuk pengambilan sampel. Hasil: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) pada fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel asal danau Poso dan muara sungai Palu tidak terdeteksi adanya kandungan vitamin C. Kesimpulan: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) tidak mengandung vitamin C.


Keywords


Vitamin C, Anguilla marmorata, danau Poso dan Palu, Glass eel, Yellow eel, Silver

Full Text:

PDF

References


Affandi, R.,(2001). Budidaya Ikan Sidat. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Affandi, R.,(2005). Strategi pemanfaatan sumber daya ikan sidat. J. Iktiologi Indonesia. 5(2):77-81. Britton, G., Liaaen-Jensen, S. & Pfander, H. (1995). Carotenoids Volume 1A: Isolation and Analysis. Berlin: Birkhauser Verlag. CITES, (2007). CoP14 Prop. 18. Consideration of Proposals for Amendment of Appendices I and II - Inclusion of Anguilla anguilla (L.) in Appendix II in accordance with Article II §2(a). 37 hal. Fadly Y.Tantu, (2014). Budidaya Belut dan Sidat. Edisi Revisi. Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta. 87 hal. Gandjar, I.G., dan Rohman, A., (2007). Kimia Farmasi Analisis.Yogyakarta:Penerbit Pustaka Pelajar. Hal. 378-394 Mamangke, J. J., (2010). Biopopulasi Ikan Endemik Butini ( Glossogobius matanensis ) Di Danau Towuti, Sulawesi Selatan. Disertai ( S3) sekolah pascasarjana Institut Pertanian Bogor. McKinnon, L.J., (2006). A review of eel biology : Knowledge and Gaps, EPA Victoria and Audents Investments Pty, Ltd Okada, M. (1990) Fish and Raw Material. In Science of Processing Marine Food Product. Vol. 1. Japan Internasional Coorporation Agency. Hyoga Internasional Cente Japan. Panangan A. T., dkk., (2012). Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Asam Lemak Tak Jenuh Omega-3, Omega-6, Omega-6 dan Karakterisasi Minyak Ikan Patin (Pangasius pangasius). Jurnal Penelitian Sains Volume 15 Nomor 3 Sasono AD. (2001) Kebiasaan Makan Ikan Sidat (Anguilla bicolor) di Desa Citepus, Kecamatan pelabuhan Ratu dan Desa Cimaj, Kecamatan Cisolok. Skripsi. Institut pertanian Bogor. Slominski et al., (2010). Melanin Pigmentation in Mammalian Skin and Its HormonalRegulation.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Tadulako University. Powered by Public Knowledge Project OJS


Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Indexed by:

   

 

Visitor Statistic

View My Stats

Creative Commons License
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.