SEJARAH KONFLIK DAN PERDAMAIAN DI MALUKU UTARA (Refleksi Terhadap Sejarah Moloku Kie Raha)

Muhammad Junaidi

Abstract


Kronologis konflik di Maluku Utara paling tidak merupakan bias
dari konflik Ambon apabila dikaitkan dengan kedatangan pengungsi
dari Ambon Propinsi Maluku. Tanda-tanda pecahnya konflik dimulai
dari peristiwa antara pemuda desa Talaga dan desa Bataka di
kecamatan Ibu (Halmahera Barat). Walaupun dapat diselesaikan oleh
kepala desa dan tokoh masyarakat, namun secara keseluruhan
pencegahan tidak signifikan untuk meredam isu konflik karena
peristiwa itu kemudian berubah menjadi kerusuhan yang bersifat
massive di Maluku Utara.
Konflik pertama kali mulai di wilayah Kao (Malifut) Pulau
Halmahera kemudian meluas ke wilayah Pulau Tidore, Ternate,
dataran Halmahera lainnya, Morotai dan Kepulauan Sula (Nanere:
2000; Syahidusyahar:2005; Ratnawati; 2006). Rentang waktu konflik
di Maluku Utara terbilang singkat mulai dari Agustus 1999-Juni
2001, namun mengakibatkan korban jiwa yang banyak yaitu 2.410
jiwa dan kerugian material tidak terhitung jumlahnya.
Kata Kunci : Konflik dan perdamaian Maluku Utara

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.