TEORI KONVERGENSI SIMBOLIK

Israwati Suryadi

Abstract


Tulisan ini membahas tentang Symbolic Convergence Theory
(CST) atau dalam bahasa Indonesia menjadi Teori Konvergensi Simbolik
(TKS) yang diilhami dari riset Robert Bales mengenai komunikasi dalam
kelompok-kelompok kecil. Kemudian gagasan tersebut oleh Ernest
Bormann direplikasi ke dalam tindakan retoris masyarakat dalam skala yang
lebih luas dari sekedar proses komunikasi kelompok kecil. Konvergensi
(convergence) sebagai suatu cara dimana dunia simbolik pribadi dari dua
atau lebih individu saling bertemu, saling mendekati satu sama lain, atau
kemudian saling berhimpitan (the way in which the private symbolic worlds
of two or more people begin come together or overlap). Sedangkan istilah
simbolik itu sendiri terkait dengan kecenderungan manusia untuk
memberikan penafsiran dan menanamkan makna kepada berbagai lambang,
tanda, kejadian yang tengah dialami, atau bahkan tindakan yang dilakukan
manusia.
Ernest Bormann mengoperasionalkan teorinya dengan istilah
Fantasy Theme Analysis (FTA), sebagaim
kata kunci dalam teori ini. Dalam teori ini, sebuah fantasi tidak merujuk
pada cerita-cerita fiktif atau keinginan erotis. Fantasi adalah cerita atau
lelucon yang mengandung atau mengungkapkan emosi. Fantasi meliputi
peristiwa dari seorang anggota kelompok di masa lalu, atau peristiwa yang
mungkin terjadi di masa depan. Fantasi tidak mencakup komunikasi yang
berfokus pada apa yang terjadi di dalam kelompok.Adapun istilah-istilah
kunci dalam ATF adalah : Fantasy Theme ( Tema Fantasi), Fantasy Chain
(rantai fantasi), Fantasy Type (Tipe Fantasi) dan Rhetorical Visions (Visi
retoris).
Di samping keempat konsep kunci tersebut, Bormann juga
menjelaskan bahwa dalam setiap analisis fantasi, atau kajian visi retoris
yang lebih luas lagi, selalu terdapat empat elemen pokok berikut ; (1)
Tokoh-tokoh terlibat (dramatic personae atau character); (2) Alur cerita
(plot line); (3) Latar (scene) dan (4) Agen penentu kebenaran cerita
(sanctioning agents).
Kata Kunci : Simbolik dan Konvergensi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.