PEMANFAATAN BETON STYROFOAM RINGAN UNTUK FONDASI SUMURAN

Sriyati Ramadhani

Abstract


Di daerah tanah lunak dengan letak muka air tinggi diperlukan ukuran luasan fondasi cukupbesar (fondasi telapak, pelat) atau digunakan fondasi tiang. Apabila jenis fondasi tiang, fondasilangsung (telapak) atau fondasi pelat digunakan pada bangunan ringan berakibat mahalnyabiaya konstruksi. Untuk itu, dicari alternative lain yaitu fondasi beton ringan guna mengurangivolume pemanfaatan material semen, dan menekan biaya konstruksi fondasi. Dalam penelitianini, pemanfaatan beton ringan merupakan salah satu alternative untuk menyelesaikan masalahtersebut dengan memanfaatkan styrofoam. Penelitian ini menitikberatkan pada pengaruhpemanfaatan beton styrofoam ringan untuk fondasi sumuran pada tanah lempung lunakdengan dua kondisi muka iar tanah yaitu di atas dasar fondasi dan di bawah dasar fondasi.Beton styrofoam ringan dimodelkan dalam kotak uji di laboratorium, bahan yang digunakanberupa semen Portland tipe I, styrofoam dengan diameter 2-3 mm, pasir dan air, dimanakomposisi air proporsional dengan campurannya. Perbandingan volume bahan dengan 6 variasicampuran berupa campuran styrofoam 100 % dan pasir 0 %, styrofoam 80 % dan pasir 20 %,styrofoam 60 % dan pasir 40 %, styrofoam 40 % dan pasir 60 %, styrofoam 20 % dan pasir 80 % sertastyrofoam 0 % dan pasir 100 %. Model fondasi dengan ukuran diameter 44 cm dan panjang 50cm dan tertanam 45 cm. Kapasitas dukung ultimit yang terbesar terjadi pada kandunganstyrofoam 0 % baik untuk muka air tanah di atas dasar fondasi maupun muka air tanah di bawahdasar fondasi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN (Print):1693-0460