KONFORMITAS ANGGOTA DALAM KELOMPOK DI SANGGAR SENI VUMBU STIMIK ADHI GUNA PALU

Mardiana Mardiana

Abstract


 

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui motif konformitas dalam kelompok di Sanggar Seni Vumbu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Motif Konformitas oleh Martin dan Hewstone, teori ini menjelaskan bahwa terdapat dua motif yang melatarbelakangi seseorang melakukan konformitas yaitu pengaruh normatif dan pengaruh sosial informasional.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Lokasi penelitian bertempat di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Adhi Guna Palu. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 7 (tujuh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang ketua sanggar seni vumbu, 3 (tiga) orang anggota lama, dan 3 orang anggota baru. Dengan teknik penarikan sampel purposive sampling dengan menentukan kriteria-kriteria yang ditentukan oleh peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukan bahwa konformiras, yaitu pengaruh social normatif yang ditunjukkan oleh teman anggota kelompok karena adanya rasa ingin disukai oleh teman-teman anggota kelompok, hal yang mereka lakukan dengan cara memahami karakter masing-masing dan mencoba mengikuti kebiasaan seperti mengikuti kebiasaan dalam komunitas, karakter-karakter dan lain sebagainya. Pengaruh social infomasional terjadi, dikarenakan selain mereka ingin disukai mereka juga membutuhkan teman untuk mendapatkan pengetahuan tentang komunitas yang dimasukinya.Sehingga mereka dapat mengetahui karakter teman-teman anggota kelompok serta lingkungan komunitas Sanggar Seni Vumbu

 

Kata Kunci: konformitas, anggota, motif, dan sanggar seni.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 KINESIK

E-Journal KINESIK indexed by

 

View Page Statistic