Evaluasi Kerentanan Bangunan Gedung Terhadap Gempa Bumi Dengan Rapid Visual Screening (RVS) Berdasarkan FEMA 154

Fatmawati Amir

Abstract


Gempa Aceh tanggal 26 Desember 2004 telah mengubah paradigma dalam penanganan bencana di Indonesia, khususnya akibat aktivitas seismik dan bencana ikutannya seperti tsunami, tanah longsor, banjir bandang dan likuifaksi, dan mendorong Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan revisi terhadap Peta Gempa 2002 dan berinisiatif menginisiasi penyusunannya dengan menghimpun para ahli di bidang gempa bumi. Hasil studi dariĀ  tim ahli tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk Peta Zonasi Gempa 2010 dan telah menempatkan posisi kota Palu khususnya dan wilayah Sulawesi Tengah umumnya ke dalam wilayah yang berpotensi terlanda gempa dengan magnitude maksimum 7,9 SR (skala Richter). Ini berarti, seluruh komponen masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah wajib bersiap diri dalam menghadapi bencana yang datangnya sulit untuk diprediksi dengan melakukan usaha mitigasi bencana yang salah satunya adalah dengan melakukan evaluasi secara cepat (Rapid Visual Screening) terhadap seluruh bangunan yang ada untuk menilai kerentanannya terhadap gempa bumi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN(Printing): 2088-6004 Creative Commons License
Journal Teknik Sipil Infrastruktur by Universitas Tadulako is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/JTSI. View My Stats