PENGARUH PENAMBAHAN POLIMER ELASTOMER TERHADAP INDEKS PENETRASI ASPAL YANG MENGANDUNG ASPAL DAUR ULANG

Novita Pradani

Abstract


Nilai Indeks Penetrasi (PI) pada aspal, menunjukkan ketahanan aspal tersebut terhadap perubahan temperatur. Penggunaan perkerasan daur ulang (RAP) dalam hal ini aspal daur ulang, tentunya akan menurunkan tingkat ketahanan aspal terhadap perubahan temperatur. Makin rendah tingkat ketahanan aspal terhadap perubahan temperatur, maka makin buruk mutu dari aspal tersebut. Untuk itulah diperlukan modifikasi terhadap aspal daur ulang sehingga dapat memperbaiki tingkat kepekaannya terhadap perubahan temperatur. Dalam penelitian ini digunakan modifikasi aspal dengan tambahan polimer elastomer yaitu polimer Styrene-Butadiene-Styrene (SBS) dengan persentase 2,5% dan 5% terhadap berat aspal. Dan bitumen daur ulang yang digunakan sebesar 30% dan 40% terhadap berat aspal. Dalam menentukan nilai Indeks Penetrasi digunakan berdasarkan persamaan Pfeiffer dan Van Doormall, yang merupakan hubungan antara nilai penetrasi dan titik lembek aspal. Berdasarkan hasil yang diperoleh,  nilai indeks penetrasi tertinggi diberikan oleh campuran dengan kandungan RAP 0% dan SBS 5% yaitu sebesar -0,040. Dari hasil analisa terlihat bahwa penambahan polimer SBS dapat meningkatkan nilai indeks penetrasi (PI) yang berarti dapat menaikkan tingkat ketahanan aspal terhadap perubahan temperatur.

Kata Kunci : indeks penetrasi, aspal, daur ulang


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN(Printing): 2088-6004 Creative Commons License
Journal Teknik Sipil Infrastruktur by Universitas Tadulako is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/JTSI. View My Stats