AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOPI ROBUSTA DALAM MEMPERCEPAT KEJADIAN PENYEMBUHAN LUKA PADA ULKUS DIABETIKUM

Farhana Fitri Amalia

Abstract


Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi mayor dari diabetes yang berhubungan dengan gangguan neurologi dan peredaran darah perifer. Infeksi pada ulkus diabetikum sering terjadi akibat bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, dan Pseudomonas aeruginosa. Terdapat banyak terapi terbarukan untuk mempercepat penyembuhan infeksi ulkus diabetikum, salah satunya dengan menggunakan kopi robusta. Kopi robusta mengandung senyawa aktif asam klorogenat, kafein, trigonelin dan flavonoid yang bersifat antibakteri. Kandungan ini terbukti memiliki aktivitas antibakteri pada Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa yang merupakan bakteri terbanyak penyebab ulkus diabetikum. Kopi robusta memiliki kemampuan mempercepat penyembuhan ulkus melalui sifat higroskopis dan pH yang sesuai dengan kulit, selain itu kopi robusta mampu memperkuat fungsi imunologi berupa aktivasi leukosit, PMN, sitokin, enzim MMP dan TIMP sebagai aktivitas debrimen autolitik. Kopi robusta juga secara klinis telah diuji coba pada berbagai jenis luka, termasuk pada ulkus diabetikum dan didapatkan keluaran klinis yang baik berupa penyembuhan luka yang lebih cepat. Luka yang diberikan kopi robusta kering lebih cepat dengan jaringan granulasi tumbuh tanpa komplikasi infeksi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang diberikan terapi konvensional NaCl 0,9%

Keywords


Aktivitas Antibakteri, Kopi Robusta, Penyembuhan Luka, Ulkus Diabetikum

Full Text:

PDF

References


Afriliana A. Teknologi Pengolahan Kopi Terkini. Yogyakarta: Deepublish; 2018.

Prastowo B, Karmawati El, Rubijo, Siswanto, Indrawanto C, Munarso SJ. Budidaya Dan Pasca Panen KOPI. Bogor: Penelitian dan Pengembangan Pertanian; 2010.

Direktorat Jenderal Perkebunan KP. Statistik Perkebunan Indonesia Komoditas Kopi 2015 - 2017. (Hendrayanti DD, Arianto Y, eds.). Jakarta: Kementrian Pertanian; 2017.

Yuwono HS. The New Paradigm of Wound Management Using Coffee Powder. J Surg. 2014;2(2):25-29. doi:10.12691/js-2-2-2

Siebert M, Berger RG, Nieter A. Enzymatic mitigation of 5-O-chlorogenic acid for an improved digestibility of coffee. Food Chem. 2018;258(March):124-128. doi:10.1016/j.foodchem.2018.03.061

Yaqin M, Nurmilawati M. Pengaruh Ekstrak Kopi Robusta (Coffea robusta) sebagai Penghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Semin Nas XII Pendidik Biol FKIP UNS. 2015:867-872. doi:10.1007/s10563-012-9149-9

Tanauma HA. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) Terhadap Bakteri Escherichia Coli. Pharmacon. 2016;5(4):243-251.

WHO. Diabetes. 2018.

Hardayanti KR, Rau MJ, Arifuddin A. Pengaruh Perilaku Pengendalian Diabetes Melitus Terhadap Kadar Gula Darah Pasien di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu. Healthy Tadulako Journal. 2019. doi:10.2030/.V4I3.12595

Federation ID. IDF Diabetes Atlas Eighth Edition 2017.; 2017. doi:http://dx.doi. org/10.1016/S0140-6736(16)31679-8.

Vidyanto V, Arifuddin A. Determinan Peningkatan Kadar Gula Darah Pasien Interna Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu. Healthy Tadulako Journal. 2019.

Noor S, Zubair M, Ahmad J. Diabetic foot ulcer - A review on pathophysiology, classification and microbial etiology. Diabetes Metab Syndr Clin Res Rev. 2015;9(3):192-199. doi:10.1016/j.dsx.2015.04.007

Lakhundi S, Zhang K. Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus: Molecular Characterization, Evolution, and Epidemiology. Clin Microbiol Rev. 2018;31(4):1-103.

Hajimohammadi K, Makhdoomi K, Zabihi RE, Parizad N. NPWT: A gate of hope for patients with diabetic foot ulcers. Br J Nurs. 2019;28(12):S6-S9. doi:10.12968/bjon.2019.28.12.S6

Naeem F, Anjum FR, Arshad MA, et al. Isolation and antibiotic sensitivity pattern of drug resistant bacteria in ulcerative foot of type 2 diabetic patients. 2019:1843-1848.

Yulianti Y, Ibrahim K, Kurniawan T. Effect of Wound Care Using Robusta Coffee Powders on Diabetic Ulcer Healing in Sekarwangi Hospital Sukabumi. Padjadjaran Nurs J. 2018;6(1):68-76.

Nieber K. The Impact of Coffee on Health Author Pharmacokinetics and Mode of Action Bioactive Components in Coffee. Planta Med. 2017;83(1):1256-1263.

Bauer D, Abreu J, Santos J, Freitas-silva O, Teodoro A. Effect of Roasting Levels and Drying Process of Coffea canephora on the Quality of Bioactive Compounds and Cytotoxicity. Int J Mol Sci. 2018;19(3407):1-19. doi:10.3390/ijms19113407

Dybkowska E, Sadowska A, Rakowska R, Dębowska M, Świderski F, Świąder K. Assessing polyphenols content and antioxidant activity in coffee beans according to origin and the degree of roasting. Rocz Panstw Zakl Hig. 2017;68(4):347-353.

Lee B, Lee DG. Depletion of Reactive Oxygen Species Induced by Chlorogenic Acid Triggers Apoptosis-like Death in Escherichia coli. Free Radic Res. 2018;52(5):605-615. doi:10.1080/10715762.2018.1456658

Xie Y, Yang W, Tang F, Chen X, Ren L. Antibacterial Activities of Flavonoids: Structure-Activity Relationship and Mechanism. Curr Med Chem. 2014;22(1):132-149. doi:10.2174/0929867321666140916113443

Sari SN. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Kopi Robusta (Coffea Canephora) Terhadap Bakteri Pseudomonas Aeruginosa. skripsi FKH Unsyiah. 2018.

Yuwono HS. The new paradigm of wound management : a must to follow. 2017;1(4):97-99. doi:10.15406/hpmij.2017.01.00023


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)



Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
ISSN 2502-0749
Published by Universitas Tadulako
W : http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/HealthyTadulako/index
E : healthytadulako@gmail.com

Dewan Redaksi :    +6285242303103 (wa)

                          

Creative Commons License
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.