MENINGKATKAN KEAKTIFANBELAJAR SISWA PADA MATA PELAJAAN IPS KELAS IV SDN I UJUMBOU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD

Jauhar Tauhid, Junarti Junarti, Andi Imrah Dewi

Abstract


Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan keaktifan belajar siswa, dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa SDN 1 Ujumbou kelas IV pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi perkembangan teknologi masa lalu dan masa kini. Untuk menjawab permasalahan di atas, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan rancangan penelitian mengikuti model spiral Kemmis dan Mc. Taggart yang dilaksanakan selama dua siklus dengan setiap siklus melalui empat tahap yaitu: (1) tahap perencanaan (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Peneltian ini dilaksanakan di kelas IV SDN I Ujumbou. Subyek penelitian ini adalah 23 siswa. perencanaan: (1) membuat dan memberi tes awal, (2) mengolah pekerjaan siswa pada tes awal, (3) membentuk kelompok awal, (4) menyiapkan media pelajaran, (5) membuat rencana pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan tindakan: (1) menyampaiakan tujuan pembelajaran dan memberi motivasi, (2) penyajian materi pelajaran, (3) mengatur siswa dalam kelompok belajar dan membagikan LKS dalam setiap kelompok, (4) membantu siswa belajar dan bekerja kelompok (5) mengevaluasi hasil belajar (6) memberikan penghargaan kepada kelompok. Observasi: pengamatan terhadap siswa dan peneliti pada saat pelaksanaan tindakan di dalam kelas dengan menggunakan lembar observasi. Refleksi: (1) menganalisis data dari hasil observasi. Dari hasil tes awal di peroleh nilai rata-rata 61.7% dan ketuntasan belajar klasikal 34.7% serta daya serap individu 77.1%. maka dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe STAD pada siklus I, proses belajar mengajar dikategorikan cukup  baik dengan nilai rata-rata 63% dan ketuntasan belajar klasikal 52.1% serta daya serap individu 78.8%, Sedangkan aktivitas guru pada siklus I juga dikatakan cukup baik dengan skor 66.6%. Setelah melakukan refleksi pada siklus I, peneliti melakukan proses pembelajaran pada siklus II proses belajar mengajar mengalami peningkatan pisitif dikategorikan baik dengan nilai rata-rata 75.5% dan ketuntasan belajar klasikal 8.69% serta daya serap individu 86.8%, begitu pula aktivitas guru pada siklus II dikategorikan baik dengan skor 77.7%.

 

Kata Kunci : Keaktifan Belajar, Mata Pelajaran IPS, model pembelajaran kooperatif, tipe STAD

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.