Perbedaan Hasil Belajar Fisika antara Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Model Pembelajaran Probing Prompting pada Siswa Kelas X SMAN I Bulu Taba Kab. Mamuju Utara

Windar Dewi, Muslimin Muslimin, Muhammad Ali

Abstract


Abstrak – Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar fisika antara model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan model Pembelajaran Probing Prompting pada siswa kelas X SMAN 1 Bulu Taba Kab. Mamuju Utara. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design yang diterapkan pada dua kelas eksperimen khususnya pada kelas X dengan desain penelitiannya berupa “Posttest-Only Comparison Group Design” yaitu memilih kelas-kelas yang diperkirakan sama kondisinya. Pada pembelajaran PPP diperoleh nilai standar deviasi postestnya sebesar 2,80. Sedangkan pada pembelajaran PBM diperoleh nilai standar deviasi postestnya sebesar 3,68. Hasil pengujian hipotesis statistik uji rata-rata (uji t) yaitu thitung = 2,27 dan harga ttabel = 2,02 pada taraf nyata α = 0,05. Hal ini menunjukan bahwa harga thitung > ttabel sehingga nilai thitung berada diluar daerah penerimaan Ho. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar fisika siswa yang mengikuti model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan model Pembelajaran probing prompting di kelas X SMAN 1 Bulu Taba Kab. Mamuju Utara.

Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Probing Prompting, Hasil Belajar.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

 

 

View My Stats