Kajian Etnosains pada Indigenous Science Suku Malind dalam Upaya Pengembangan Pembelajaran IPA Kontekstual Papua

Supriyadi Supriyadi, I. D. Palittin, Cristiana Martini

Abstract


Suku Malind adalah suku asli yang mendiami kawasan Kabupaten Merauke. Suku Malind juga memiliki kebudayaan yang mengandung unsur sains (Indigenous Science). Indigenous Science suku Malind dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPA pada siswa sekolah Menengah Pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji Indigenous Science suku Malind sebagai upaya dalam pengembangan perangkat pembelajaran IPA Kontekstual Papua. Kajian ini menggunakan pedekatan etnosains. Etnosains adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di distrik Sota dan distrik Merauke. Objek penelitian adalah suku Kanume, Marori Men Gey dan Malind Anim yang merupakan sub suku Malind. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Kemampuan peneliti dalam menginterpretasikan dan merepresentasikan informasi sangat dibutuhkan dalam penelitian ini. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini adalah segala sumber informasi yang dapat mendukung temuan penelitian. Data sekunder diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung serta studi pustakan terhadap Indigenous Science suku Malind. Informasi awal diperoleh melalui penelitian sebelumnya terkait inventarisasi sains asli suku Malind. Dari data diperoleh beberapa topik sains asli. Data tersebut kemudian dikaji secara lebih mendalam. Agar data yang diperoleh memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi, maka dilakukan teknik triangulasi data. Teknik triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber dan waktu. Dilakukan proses analisis, verifikasi, dan reduksi terhadap data yang dperoleh. Hasil reduksi kemudian digunakan untuk merekontruksi sains asli suku Malind. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa topik sains asli berlaku pada masyarakat suku Malind baik dari sub suku Kanume, Marori Men Gey ataupun Malind Anim. Sains asli yang berlaku pada setiap sub suku memiliki potensi untuk dikembangkan dalam perangkat pembelajaran IPA kontektual Papua.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

 

 

View My Stats