PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI

Addriana Bulu Baan, Hendriana Sri Rejeki, Nurhayati Nurhayati

Abstract


ABSTRAK

Pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun melalui pemberian rangsangan atau stimulus pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research). Maka data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan dokumentasi yang meliputi dokumen perundanng undangan atau peraturan pemerintah, artikel, jurnal, yang memiliki relevansi dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perkembangan motorik anak usia dini terbagi menjadi a) keterampilan motorik kasar, dan b) keterampilan motorik halus; 2) karakteristik perkembangan anak usia dini terdiri dari a) sistem syaraf, yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi, b) otot-otot, yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik, c) kelenjar endokrin, yang menyebabkan munculnya pola-pola tingkah laku baru, seperti pada usia remaja berkembang perasaan senang untuk aktif dalam suatu kegiatan, yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis, dan d) struktur fisik/tubuh, yang meliputi tinggi, berat dan proporsi; 3) perkembangan motorik kasar anak usia dini memperkenalkan gerakan kasar, melatih gerakan kasar, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan dan koordinasi, serta meningkatkan keterampilan dan cara hidup sehat dimaksudkan a) memperkenalkan gerakan kasar, melatih gerakan kasar, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan dan koordinasi, serta meningkatkan keterampilan dan cara hidup sehat, b) faktor makanan, faktor pemberian stimulus, kesiapan fisik, jenis kelamin, dan faktor budaya merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik kasar, c) untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini, yaitu melalui aktivitas bermain seperti bermain bola, menari, bermain perang-perangan, berolahraga, termasuk senam.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.