UJI ANTAGONISME JAMUR Verticillium sp. TERHADAP JAMUR PATOGEN Colletotrichum capsici PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI SECARA IN-VITRO

Adelia Rahmawati, Rosmini S., Irwan Lakani

Abstract


Penyakit antraknosa disebabkan oleh jamur Colletotrichum capsici. Tanaman yang terserang antraknosa memperlihatkan gejala mati pucuk yang berlanjut ke bagian bawah tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan antagonisme Verticillium sp. terhadap jamur patogen C. capsici penyebab penyakit antraknosa pada tanaman cabai. Penelitian di lakukan pada bulan Juni sampai September 2013. Media yang digunakan untuk isolasi jamur adalah Potato Dextrose Agar (PDA). Jamur C. capsici dan Verticillium sp. disolasi kemudian dimurnikan dan diperbanyak, lalu jamur tersebut diuji antagoniskan menggunakan metode dual culture. Hasil penelitian menunjukan bahwa morfologi koloni jamur C. capsici yang telah diisolasi dan dimurnikan pada media PDA memiliki warna coklat muda kemudian pada bagian tengahnya berwarna kehitaman, sedangkan  koloni jamur Verticillium sp. pertumbuhan awal hifanya berwarna putih kemudian berubah menjadi warna putih pucat. Verticillium sp. memiliki kemampuan berkembang lebih cepat dibandingkan  C. capsici dimana Verticillium sp. hanya membutuhkan waktu 7 hari sudah hampir menutupi seluruh permukaan cawan dengan persentase pertumbuhan yang paling tinggi mencapai 41.5% sedangkan persentase pertumbuhan C. capsici yang paling tinggi pada hari ke 7 mencapai 39.0% sehingga masing-masing pertumbuhan Verticillium sp. dan C. capsici menunjukkan bahwa pertumbuhan yang paling cepat yaitu verticillium sp. mampu menghambat pertumbuhan C. capsici.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrotekbis Stats

 

Flag Counter

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.